Pemkab Lumajang Siapkan Relokasi Sementara Pedagang Pasar Krai Agar Ekonomi Warga Tetap Berjalan
Lumajang (Tirtanetwork.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang segera menyiapkan relokasi sementara bagi pedagang Pasar Krai, Kecamatan Yosowilangun, menyusul robohnya bangunan lapak yang mengakibatkan tiga pedagang mengalami luka-luka. Langkah ini diambil agar aktivitas perdagangan tetap berlangsung dan pedagang tidak kehilangan sumber matapencaharian
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa relokasi pasar harus segera dilakukan agar ekonomi warga tetap berjalan.
“Karena itu, untuk sementara para pedagang terdampak akan kami relokasikan agar tetap bisa berjualan. Dengan demikian, roda ekonomi mereka tidak terhenti akibat kejadian ini,” ujar Yudha Rabu (21/1/2026).
Sebagai solusi, Pemkab Lumajang berencana akan memanfaatkan bangunan pasar di bagian tengah Pasar Krai yang dibangun pada 2019. Bangunan tersebut selama ini digunakan oleh pedagang sayur. Namun, karena Pasar Krai merupakan pasar mingguan, aktivitas di area tersebut relatif sepi.
Selain itu, Pedagang di Pasar Krai didominasi oleh pedagang pakaian, alat pertanian, dan hewan ternak. Oleh sebab itu, jumlah pedagang sayur tidak terlalu banyak, sehingga bangunan tersebut dinilai layak dan strategis untuk digunakan sebagai lokasi relokasi sementara.
“Lokasi itu masih memungkinkan untuk dimanfaatkan. Pedagang sayur tidak terlalu banyak, sehingga bisa menampung pedagang yang terdampak lapak roboh,” jelas Yudha.
Lebih lanjut, Yudha menekankan bahwa kelangsungan usaha pedagang menjadi fokus utama Pemkab Lumajang. Pemerintah, kata dia, berkewajiban memastikan masyarakat tetap bisa bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya meski berada dalam situasi sulit.
“Yang paling penting, pedagang tetap bisa mencari nafkah. Pemerintah harus memastikan mereka tidak semakin terpuruk akibat musibah yang tidak mereka kehendaki,” tegasnya.
Selain menyiapkan relokasi, Pemkab Lumajang juga akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap pedagang terdampak. Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyiapkan langkah lanjutan agar para pedagang dapat berjualan dengan aman.

