Petugas TNBTS Munawi Meninggal Dunia, Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah Jadi Lima OrangProbolinggo

Probolinggo (Tirtanetwork.com) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo kembali menambah daftar korban jiwa. Munawi, petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Senin (19/10/2026).

Munawi mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.55 WIB. Sebelumnya, ia mengalami luka bakar hingga 80 persen ketika berupaya memadamkan api di Blok Pusung Lingker, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis (15/10/2026).

Informasi meninggalnya Munawi disampaikan Oemar Sjarief melalui pesan singkat. Saat kabar tersebut diterima, jenazah korban masih berada di ruang jenazah RSUD Dr. Soetomo untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut.

“Innalillahi, korban luka bakar atas nama Munawi, petugas TNBTS, meninggal dunia pukul 14.55 WIB di RS Dr. Soetomo. Saat ini jenazah masih dalam proses di ruang jenazah,” ujarnya.

Kepergian Munawi membuat jumlah korban meninggal dunia akibat karhutla di kawasan Bromo bertambah menjadi lima orang. Sebelumnya, empat orang tewas setelah terjebak kobaran api di lokasi kebakaran.

Keempat korban tersebut yakni Sefril Ardiansyah dan Wisnu, yang merupakan karyawan Artotel, serta Sukaris dan Hendra Roni Wageanata, petugas TNBTS.
Sementara itu, satu korban lainnya, Suraji, masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Dr. Soetomo, Surabaya. Kondisinya dilaporkan kritis akibat luka bakar yang dialaminya dalam peristiwa tersebut.

BERITAPERISTIWAPROBOLINGGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *