Peringati Hari Santri, Dini Halal Expo 2026 Dorong Produk Pesantren Naik Kelas
Probolinggo (Tirtanetwork.com) – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, DPR RI Partai NasDem menggelar Dini Halal Expo Pondok Pesantren 2026 di Kota Probolinggo, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi wadah promosi berbagai produk unggulan pesantren, mulai dari makanan dan minuman (mamin), kerajinan tangan (handycraft), hingga kosmetik.
Bertempat di salah satu swalayan di Kota Probolinggo, kegiatan tersebut berlangsung meriah. Ratusan santri dan santriwati dari 15 pondok pesantren turut memadati stan pameran untuk memperkenalkan produk-produk hasil usaha pesantren kepada masyarakat.
Acara ini dihadiri Farhan, Kasubbag Tata Usaha Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pusat, Fauzi selaku Kepala Penyelenggara Jaminan Produk Halal Jawa Timur, serta Dini Rahmania, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem sekaligus penggagas Dini Halal Expo 2026.
Dini mengatakan, expo ini diharapkan menjadi sarana bagi pondok pesantren untuk memasarkan produk unggulannya agar semakin dikenal masyarakat luas. Selain memperluas jangkauan pemasaran, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu pelaku usaha pesantren mendapatkan sertifikat halal.
“Ide ini munculnya pada saat saya sosialisasi mengenai sertifikasi halal mandiri, mereka bilang sudah memiliki sertifikasi halal tapi masih belum ada wadah untuk berjualan” terang Dini.
Menurutnya, Dini Halal Expo memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas. Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya digelar di tingkat kota, tetapi juga dapat menjangkau tingkat provinsi.

Sementara itu, Fauzi menilai Dini Halal Expo menjadi langkah positif untuk menyosialisasikan pentingnya produk halal kepada masyarakat. Terlebih, kegiatan tersebut melibatkan peserta dan pengunjung dari berbagai kalangan, sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Fauzi mengakui, pengurusan sertifikat halal di kalangan pelaku usaha pondok pesantren masih perlu ditingkatkan. Karena itu, pihaknya akan mengintensifkan pendampingan kepada pesantren agar proses pengajuan sertifikasi halal semakin mudah.
“Dini Halal Expo ini adalah sosialisasi yang sangat bagus, audien sangat luas beragam, dari sisi pesantren memang masih kurang untuk sertifikasi halal.” jelas Fauzi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan produk-produk unggulan pesantren semakin berkembang, memiliki daya saing, serta mampu menembus pasar yang lebih luas dengan dukungan sertifikasi halal.

