Banjir Akibat Hujan Lebat Rendam Ratusan Rumah di Probolinggo
Probolinggo (Tirtanetwork.com) – Hujan lebat dan air laut pasang memicu banjir parah di tujuh kecamatan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur Pada Sabtu malam (18/01/2026). Salah satu lokasi terparah terdampak banjir adalah Dusun Bibis, Desa Lemahkembar, Kecamatan Sumberasih, di lokasi ini banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air mencapai 1,5 hingga 2 meter.
Peristiwa ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Probolinggo sejak pukul 18.00 WIB. Selanjutnya, air laut yang sedang pasang, turut mempercepat naiknya debit air masuk ke permukiman warga, puncaknya sekitar pukul 20.00 WIB.
Debit air yang terus meningkat memaksa warga dusun Bibis mengevakuasi kelompok rentan, terutama lansia dan anak-anak, ke lokasi yang lebih aman.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Warga bersama relawan menggunakan tali dan perahu yang ditambatkan di kedua ujungnya. Derasnya arus membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati agar perahu tidak terbawa arus.
Berkat kerja sama warga dan petugas, proses evakuasi berhasil diselesaikan sekitar 30 menit kemudian. Seluruh lansia dan anak-anak yang sebelumnya terjebak banjir berhasil dipindahkan ke tempat yang aman tanpa laporan korban jiwa.
Kepala Desa Lemahkembar, Hariyanto, menyampaikan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Ia menjelaskan, seluruh rumah di dusun tersebut terdampak banjir dengan jumlah penduduk sekitar 150 jiwa.
“Wilayah ini memang sering banjir, namun kejadian malam ini paling parah dibanding sebelumnya,” ujar Hariyanto
Sementara itu, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan BPBD Kabupaten Probolinggo Hingga kini, terus melakukan pemantauan sekaligus pendataan dampak banjir untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.
Berdasarkan data sementara dari BPBD kabupaten Probolinggo, hujan deras yang bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan banjir di tujuh kecamatan. Yakni kecamatan Kraksaan, Besuk, Krejengan, Gading, Maron, Sumberasih dan kecamatan Tongas.

