Daftar Korban dan Kronologi Lengkap Tragedi Bus RS Bina Sehat Jember di Jalur Bromo

Probolinggo, TirtaNetwork.com – Tragedi kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan RS Bina Sehat (RSBS) Jember di jalur wisata Bromo, Minggu (14/9/2025) menorehkan duka mendalam. Delapan orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Kronologi Lengkap

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Bus pariwisata PO Ind’s 88 berwarna merah tersebut melaju dari arah Gunung Bromo menuju Jember.

Saat melintas di turunan curam dengan tikungan tajam, bus diduga mengalami rem blong. Sopir berusaha mengendalikan kendaraan, namun laju bus tetap tak terbendung. Kendaraan besar itu menghantam pembatas jalan, lalu menabrak pagar rumah warga.

Benturan keras membuat bagian kanan bus ringsek parah. Sebagian penumpang terjepit di dalam, sementara lainnya terpental akibat guncangan. Evakuasi berlangsung dramatis karena posisi bus berhenti di jalur rawan dengan turunan panjang.

Daftar Korban Meninggal Dunia

Hingga Minggu sore, pihak kepolisian dan tim medis telah merilis identitas korban meninggal dunia sebagai berikut:

  1. Bella Puteri Kayila Nuryati (10 tahun) – Jalan Cempaka No.16, Lingkungan Gebang Tengah, Kec. Patrang, Kab. Jember.
  2. Hesti Purwa Wredamaya (39 tahun) – Dusun Krasak RT 01/01, Desa Pancakarya, Kec. Ajung, Kab. Jember.
  3. Hendra Pratama (37 tahun) – Jalan Sultan Agung 1/230, Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kab. Jember.
  4. Wardatus Soleha (35 tahun) – Jalan A. Yani, Krajan, Kel. Serut, Kec. Panti, Kab. Jember (istri dr. Hendra Pratama).
  5. Aiza Fahrani Agustin (7 tahun) – Jalan A. Yani, Kel. Serut, Kec. Panti, Kab. Jember (anak dr. Hendra Pratama).
  6. Arti Wibowati (34 tahun) – Dusun Sumberjo RT 44/09, Desa Glundengan, Kec. Wuluhan, Kab. Jember.
  7. Astuti – Identitas masih dalam pendataan.
  8. Desi – Identitas masih dalam pendataan.

Pernyataan Resmi

Direktur RS Bina Sehat, dr. Faida, membenarkan insiden yang menimpa rombongan mereka.

“Mereka baru saja turun dari Gunung Bromo setelah tasyakuran kelulusan S1. Kami ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya,” ucapnya.

Pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti kecelakaan, sembari mengevakuasi penumpang selamat untuk mendapat perawatan intensif.

Jalur Rawan Kecelakaan

Jalur wisata Bromo dikenal memiliki panorama indah, namun juga menyimpan bahaya dengan turunan panjang dan tikungan ekstrem. Polisi mengimbau pengemudi maupun pengelola bus wisata agar memastikan kondisi kendaraan layak jalan sebelum melintas di jalur ini. (gy)

BERITAJEMBERLATEST NEWSPROBOLINGGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *