Diduga Akibat Microsleep Dua Truk Terlibat Kecelakaan di Tol Paspro

Lumajang (Tirtanetwork.com) – Kecelakaan lalu lintas maut kembali terjadi di ruas Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro). Kali ini, insiden tabrak belakang antar dua truk bermuatan menyebabkan seorang kernet meninggal dunia. Peristiwa tragis tersebut diduga kuat dipicu oleh kondisi sopir yang mengalami microsleep saat berkendara.

Kecelakaan terjadi pada Sabtu pagi, 24 Januari 2026, sekitar pukul 06.15 WIB, tepatnya di KM 831 Tol Paspro, wilayah Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Saat itu, arus lalu lintas terpantau normal.

Berdasarkan informasi di lapangan, truk bermuatan beras dengan nomor polisi K 9664 ES melaju dari arah barat ke timur. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Amrullohi Lutfi (21), dengan kernet Rico Prasetyo (20). Keduanya diketahui merupakan warga Desa Pohmulyo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro.

Namun sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut tiba-tiba menabrak bagian belakang truk bernomor polisi EA 8428 SC yang bermuatan batu bata ringan. Truk kedua dikemudikan oleh Juwardin (27), warga Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, yang melaju searah di depannya.

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan truk bermuatan beras mengalami ringsek parah. Sementara itu, truk bermuatan batu bata ringan hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.

Kerasnya benturan menyebabkan sopir dan kernet truk beras mengalami luka berat. Petugas kemudian mengevakuasi keduanya ke RSUD Ar-Rozy untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Namun demikian, nyawa Rico Prasetyo tidak dapat diselamatkan akibat luka serius yang dideritanya.

Tak lama setelah kejadian, anggota Unit PJR 4 Polda Jawa Timur bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota langsung tiba di lokasi. Petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang. Selain itu, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga langsung dievakuasi dari jalur tol.

Sementara itu, Aipda Andhi Apriansyah, anggota PJR 4 Polda Jawa Timur, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut diduga kuat terjadi karena sopir truk bermuatan beras mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.

“Pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat kelelahan sehingga menabrak kendaraan di depannya yang berjalan searah,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara. Jika merasa mengantuk atau lelah, pengemudi disarankan untuk segera beristirahat di rest area terdekat demi mencegah kecelakaan fatal.

Kasus kecelakaan ini kini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

BERITAPERISTIWAPROBOLINGGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *