Mensos Tinjau Perkembangan Sekolah Rakyat Probolinggo, Pastikan Akses Pendidikan Inklusif Berjalan Optimal

Probolinggo (Tirtanetwork.com) – Menteri Sosial Republik Indonesia, Drs. KH. Saifullah Yusuf, melakukan peninjauan langsung perkembangan pelaksanaan pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Probolinggo, Minggu (14/12/2025). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan program Sekolah Rakyat berjalan efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Sejak tiba di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Jalan Ikan Belanak No. 1, Kelurahan Mayangan, Mensos langsung memantau proses pembelajaran, sarana pendukung, serta interaksi antara pendidik dan peserta didik. Selain itu, ia juga berdialog dengan siswa untuk melihat sejauh mana program pendidikan yang diterapkan mampu menjawab kebutuhan mereka.

Dalam peninjauan tersebut, Mensos menilai Sekolah Rakyat memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga rentan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran agar lulusan Sekolah Rakyat memiliki daya saing kuat di masa depan. Salah satu fokus yang disorot adalah penguasaan bahasa Inggris sebagai keterampilan dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Sementara itu, sebanyak 95 siswa mengikuti rangkaian kegiatan bersama Menteri Sosial. Kegiatan ini turut didampingi oleh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI Drs. Supomo, Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Dr. Rey Suwigtyo. Kehadiran unsur TNI-Polri dan jajaran OPD Pemerintah Kota Probolinggo semakin memperkuat dukungan lintas sektor terhadap keberlangsungan Sekolah Rakyat.

Lebih lanjut, Mensos menegaskan bahwa Sekolah Rakyat harus menjadi ruang belajar yang aman dan inklusif. Ia menilai lingkungan pendidikan yang bebas diskriminasi akan mendorong tumbuhnya kepercayaan diri serta potensi peserta didik secara maksimal. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan hidup.

Sebagai penutup, rombongan menyaksikan pemaparan singkat perkembangan Sekolah Rakyat melalui tayangan video. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebelum Menteri Sosial melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Kabupaten Pasuruan.

Melalui peninjauan ini, pemerintah berharap Sekolah Rakyat terus berkembang sebagai model pendidikan alternatif yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat.

BERITALATEST NEWSPENDIDIKAN & KESEHATANPOLITIK & PEMERINTAHANPROBOLINGGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *