Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo Digelar Megah, Suguhkan Expo, Hiburan hingga Lomba Video 360

Probolinggo ( Tirtanetwork.com ) – Perayaan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-666 atau “Deddineh Kottah Probolinggo” resmi digelar mulai Jumat (26/9/2025) malam di Stadion Bayuangga. Acara akbar yang akan berlangsung hingga 5 Oktober ini menghadirkan pameran UMKM, panggung hiburan, hingga lomba kreatif berbasis teknologi.

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bersama Wakil Wali Kota Iona Dwi Lestari dijadwalkan membuka langsung perhelatan tahunan tersebut. Sejumlah pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pimpinan perusahaan BUMN, BUMD, dan swasta juga akan hadir meramaikan acara.

Awalnya, peringatan hari jadi kota dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus lalu. Namun, agenda tersebut terpaksa ditunda karena situasi politik nasional yang penuh aksi unjuk rasa.
“Demi keamanan dan kenyamanan masyarakat, kami menunggu sampai kondisi stabil,” ujar Wali Kota Aminuddin saat berbincang santai beberapa waktu lalu.

Mengusung tema “Semangat Baru Mewujudkan Kreativitas Kearifan Lokal dan Kemandirian untuk Kota Probolinggo Bersolek”, perayaan kali ini dirancang untuk mengangkat potensi lokal sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Menurut Elok Hanifah, perwakilan penyelenggara acara, rangkaian kegiatan dikemas dalam Probolinggo Expo yang menampilkan produk UMKM, pedagang kaki lima, angkringan, hingga wahana permainan rakyat.

“Warga bisa menikmati hiburan sekaligus mendukung pelaku usaha lokal. Semua kami desain agar bisa dinikmati lintas generasi,” jelas Elok.

Berbagai hiburan disiapkan untuk memanjakan warga, mulai dari penampilan band pelajar, marching band, tari tradisional, break dance, hingga pawai budaya. Selain itu, komunitas gowes juga akan ikut menyemarakkan.

Tak kalah menarik, penyelenggara menghadirkan lomba video 360 derajat dengan hadiah jutaan rupiah. Para peserta cukup berpose, sementara kamera spintooth yang berputar akan merekam aksi mereka.

Sebagai bintang tamu, band reggae K2 dari Jember dan kolaborasi seniman lokal yang tergabung dalam One Entertainment siap menghibur pengunjung.

Direktur CV Tropis Media Plan, Elok Valiant, menegaskan bahwa seluruh acara ini murni digagas swasta tanpa dana APBD.
“Meski tanpa anggaran pemerintah, kami ingin menghadirkan event yang punya multiple effect. Targetnya, Probolinggo naik kelas dan dikenal hingga tingkat nasional,” tegasnya.

Semua elemen pendukung, mulai dari panggung megah, sound system, lighting, hingga tim multimedia, melibatkan tenaga muda asal Probolinggo. “Kami bangga karena perhelatan ini digarap sepenuhnya oleh anak-anak daerah,” imbuhnya.

Untuk menjaga kualitas stadion, seluruh peserta expo ditempatkan di tepi lapangan. Sementara itu, tamu VIP menempati area tengah.

Selain itu, panitia juga menyiapkan petugas kebersihan khusus agar lokasi tetap bersih usai acara. Penjual makanan bahkan dihimbau tidak menggunakan tusuk bambu atau kayu yang berpotensi membahayakan pengunjung.

“Begitu acara selesai, stadion langsung bersih. Kami ingin pengunjung merasa aman dan nyaman,” tutup Elok.

Dengan konsep megah, kolaboratif, dan penuh kreativitas, Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo diyakini akan menjadi magnet bagi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar kota.

BERITAENTERTAINMENTLATEST NEWSPROBOLINGGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *