Jelang Nataru, Bupati Probolinggo Pastikan Stok BBM Aman

Probolinggo (Tirtanetwork.com) – Menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengambil langkah antisipatif. Bupati Probolinggo, Muhammad Haris, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Selasa siang (23/12/2025).

Melalui sidak tersebut, Bupati ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan BBM yang aman, adil, dan sesuai ketentuan. Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran baik dari sisi takaran maupun ketersediaan stok. Selain itu, seluruh distribusi BBM dipastikan berjalan normal menjelang puncak arus libur Nataru.

Selain Bupati, sidak ini juga melibatkan sejumlah pihak strategis. Di antaranya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Probolinggo, UPT Metrologi Legal DKUPP, perwakilan PT Pertamina, serta unsur Kejaksaan, Polres Probolinggo, dan Kodim 0820. Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan guna memastikan pengawasan berjalan menyeluruh.

Bupati Muhammad Haris menegaskan bahwa sidak ini bukan sekadar formalitas. Menurutnya, pengawasan langsung di lapangan menjadi cara efektif untuk menjaga kepercayaan masyarakat, terutama saat kebutuhan energi meningkat.

“Dari hasil sidak hari ini, stok BBM aman dan takarannya sesuai. Namun, pengawasan tetap akan kami lakukan secara berkelanjutan agar seluruh SPBU di Kabupaten Probolinggo benar-benar siap melayani masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data PT Pertamina, pengiriman solar ke SPBU se-Kabupaten Probolinggo dalam satu tahun diperkirakan mencapai 43 ribu kiloliter. Adapun untuk jenis Pertalite dan Pertamax, distribusi bersifat fleksibel mengikuti permintaan pasar. Meski demikian, selama periode Nataru, konsumsi BBM diprediksi meningkat sekitar 5 hingga 10 persen.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina telah menyiapkan tambahan suplai BBM. Meskipun permintaan solar cenderung menurun karena banyak industri libur, distribusi tetap dijaga agar tidak terjadi kekosongan stok.

Di SPBU Tongas sendiri, ketahanan stok dinilai cukup stabil. Pertamax tercatat memiliki stok sekitar 6 ribu liter dengan rata-rata penjualan 1.000 liter per hari, sehingga mampu bertahan hingga lima hari. Sementara itu, Pertalite tersedia sekitar 25 ribu liter dengan penjualan harian rata-rata 11 ribu liter. Adapun Bio Solar memiliki stok 20 ribu liter dengan penjualan sekitar 10 ribu liter per hari. Kondisi ini disebut serupa dengan SPBU lain di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Sales Branch Manager II Malang PT Pertamina, Andi Reza Ramadhan, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi energi. Menurutnya, kesiapan ini penting agar aktivitas masyarakat selama libur panjang tidak terganggu.

“Kami memastikan layanan BBM tetap berjalan optimal selama Natal dan Tahun Baru. Dengan dukungan semua pihak, kebutuhan energi masyarakat akan terpenuhi,” ujarnya.

BERITAEKONOMILATEST NEWSPOLITIK & PEMERINTAHANPROBOLINGGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *