Kapolres Probolinggo Kota Beri Dukungan untuk Keluarga Korban Karhutla Bromo

Probolinggo (Tirtanetwork.com) – Di tengah duka akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, keluarga Sefriel Ardiansyah mendapat dukungan langsung dari Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra. Kapolres datang untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

Kunjungan tersebut berlangsung di rumah keluarga almarhum di Griya Yuniyani, Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Sabtu (17/10/2026).

Lucky hadir bersama Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Wiwin Rusly, sejumlah pejabat utama, serta para kapolsek jajaran. Rombongan tiba sekitar pukul 12.20 WIB dan disambut ayah almarhum, Lutfi, bersama keluarga serta warga setempat.

Dalam suasana penuh haru, Kapolres bersama rombongan mengikuti pembacaan tahlil untuk mendoakan almarhum. Selain itu, Lucky menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang sedang berduka.

“Atas nama pribadi, institusi, dan seluruh rombongan yang hadir, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Sefriel Ardiansyah. Kami memahami kehilangan ini menjadi duka yang berat bagi keluarga. Semoga keluarga diberikan kesabaran,” ujar Lucky.

Menurut Lucky, Sefriel dikenal sebagai pribadi yang ramah, baik hati, dan gemar menolong sesama. Ia mengaku mendapat informasi tersebut dari pengurus dan atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang mengenal almarhum.

Karena itu, Lucky mengajak keluarga dan masyarakat untuk terus mendoakan almarhum. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan untuk melewati masa sulit tersebut.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum, karena doa menjadi salah satu hal terbaik yang dapat kita berikan untuk beliau,” tuturnya.

Sementara itu, Lutfi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres beserta jajarannya. Baginya, perhatian dan doa yang diberikan menjadi penguat bagi keluarga di tengah kehilangan orang yang dicintai.

“Kehadiran Bapak Kapolres bersama rombongan menjadi kekuatan dan pelipur lara yang sangat berarti bagi kami. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian, simpati, dan doa yang diberikan,” kata Lutfi.

Pada kesempatan tersebut, Lutfi juga menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidupnya almarhum pernah melakukan kesalahan atau mengucapkan sesuatu yang kurang berkenan.

Kunjungan itu menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga Sefriel. Di tengah suasana berkabung, kehadiran berbagai pihak diharapkan dapat membantu keluarga menghadapi kehilangan dengan lebih kuat.

BERITAPERISTIWAPROBOLINGGO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *