Ketagihan Pesta Miras Dan Karaoke Pria Di Probolinggo Nekad Gelapkan 6 Motor
Sigit Kurniawan (40), warga Desa Kedawung, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya ditangkap polisi setelah aksinya membawa kabur sepeda motor milik temannya sendiri terbongkar. Pelaku diamankan petugas Polres Probolinggo Kota setelah sempat kabur dan menjadi buronan. Ironisnya, uang hasil kejahatannya digunakan untuk karaoke dan pesta minuman keras.
Kasus penggelapan ini mencuat usai Sigit berpura-pura meminjam motor milik Sunan (23), warga Kecamatan Bantaran, saat keduanya makan bersama di sebuah warung sate di Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Kepada korban, pelaku berdalih hendak menjemput temannya. Namun setelah ditunggu cukup lama dan tak merespons panggilan, Sigit justru menghilang.
Merasa ditipu, Sunan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo Kota. Empat hari berselang, secara tak sengaja Sunan melihat Sigit berada di sekitar Mapolres Probolinggo Kota. Tanpa pikir panjang, korban langsung mengejarnya. Pelarian Sigit pun terhenti di Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Warga yang geram sempat memukuli pelaku sebelum akhirnya diserahkan ke polisi.
Setelah menjalani pemeriksaan, terungkap bahwa Sigit tidak hanya beraksi sekali. Ia diketahui telah melakukan penggelapan motor di enam lokasi berbeda, yakni tiga tempat di wilayah Kota Probolinggo dan tiga lainnya di Kabupaten Probolinggo. Dari hasil kejahatannya, Sigit menjual motor hasil curian dan menggunakan uang tersebut untuk karaoke, membeli miras, serta kebutuhan sehari-hari.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainal Arifin, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan dua unit sepeda motor Honda Scoopy sebagai barang bukti. Ia juga menyebut bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
“Kami terus mengembangkan kasus ini, karena tidak menutup kemungkinan pelaku juga terlibat dalam aksi serupa di tempat lain,” pungkas Iptu Zainal.

