Rafasya Aysar Sumbang Dua Emas, Cabor Renang Untuk Kota Probolinggo di Porprov IX Jatim 2025
Probolinggo (Tirtanetwork.com) – Atlet muda Kota Probolinggo kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Kali ini, cabang olahraga (cabor) renang atau aquatik sukses menyumbangkan dua medali emas melalui perenang muda, Rafasya Aysar Echy Vaniko, yang baru berusia 15 tahun.
Rafasya tampil luar biasa di dua nomor favorit, yaitu 100 meter dan 200 meter gaya kupu-kupu. Dalam laga tersebut, ia tidak hanya menyabet dua medali emas, namun juga mencatatkan diri sebagai perenang tercepat di nomor 200 meter gaya kupu-kupu se-Jawa Timur.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa Rafasya mampu bersaing dengan perenang senior. Bahkan, ia berhasil menembus catatan waktu yang sebelumnya dipegang oleh atlet kelahiran 2002 dan 2006 yang telah lama mendominasi rekor regional.
Ketua Umum Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Probolinggo, Agus Salim, mengaku bangga dengan torehan prestasi anak asuhnya tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian Rafasya telah melampaui ekspektasi.
“Dengan catatan waktunya kemarin, Rafasya terbukti layak diperhitungkan di kancah provinsi. Dia menembus waktu yang sebelumnya hanya bisa dicapai atlet-atlet senior,” ungkap Agus Salim pada Selasa (1/7/2025).
Pertandingan renang sendiri berlangsung di Kolam Renang Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sejak 25 hingga 27 Juni 2025. Agus juga menyampaikan bahwa dua medali emas ini telah memenuhi target yang ditetapkan sejak awal kontingen diberangkatkan.
“Alhamdulillah target kita tercapai. Sebenarnya kita masih punya atlet lain yang potensial, tapi karena sudah lolos ke PON, mereka tidak bisa turun di Porprov,” jelasnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan ini. Menurutnya, kemenangan Rafasya menunjukkan bahwa pembinaan atlet lokal telah berjalan dengan baik.
“Prestasi ini membuktikan bahwa atlet Kota Probolinggo tidak kalah bersaing dengan daerah lain. Semoga ini menjadi motivasi bagi atlet lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Kesuksesan Rafasya menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga renang di Kota Probolinggo. Dengan usia yang masih muda dan kemampuan yang terus berkembang, Rafasya berpotensi menjadi wakil Jawa Timur, bahkan Indonesia, di kancah yang lebih tinggi.
Tidak hanya itu, capaian ini juga memperkuat posisi Kota Probolinggo sebagai daerah dengan potensi besar di bidang olahraga air, terutama dalam mencetak atlet berprestasi sejak usia dini. (qq)

