Tabrakan Beruntun di Jalur Lumajang-Probolinggo Empat Orang Tewas
Lumajang (Tirtanetwork.com) – Sebuah kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di jalur utama Probolinggo Lumajang, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Insiden yang melibatkan lima kendaraan ini diduga dipicu oleh truk trailer yang mengalami rem blong, yang akhirnya merenggut nyawa empat orang penumpang mobil.
Peristiwa nahas ini berlangsung pada Sabtu malam, 18 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan bermula ketika sebuah truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang dikemudikan oleh Cecep Adi Sucipto (46 tahun), warga Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah selatan menuju utara.
Diduga, rem kendaraan tersebut tidak berfungsi beberapa meter sebelum mencapai lokasi kejadian. Ditambah lagi dengan kondisi jalan yang menurun tajam, membuat truk trailer itu melaju dengan kecepatan yang tidak terkendali.
Pada saat yang bersamaan, di lokasi tersebut terdapat lima kendaraan yang sedang berhenti menunggu perlintasan kereta api. Akibat tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya, truk trailer itu pun menabrak beruntun kendaraan-kendaraan yang sedang berhenti tersebut.
Akibat benturan keras yang terjadi, empat orang penumpang mobil sedan Toyota Vios Limo dengan nomor polisi AG 1644 EG dilaporkan meninggal dunia. Keempat korban tersebut adalah Sutrisno (60 tahun), Sri Budiyatni (60 tahun), Devica Friskiara (29 tahun), dan Giovano Malik Ibrahim (3 tahun). Keempatnya diketahui merupakan warga Dusun Pundensari, RT 004 RW 002, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Sementara itu, seorang sopir kendaraan pikap bernama Muhammad Iswanto (33 tahun), warga Desa Kaliwingi, Kecamatan Rambipujo, Kabupaten Jember, yang sedang mengangkut sayuran, mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit dan memakan waktu yang lama. Pasalnya, keempat korban yang meninggal dunia terjepit di dalam bodi kendaraan yang penyok akibat benturan. Butuh waktu sekitar tiga jam bagi petugas untuk mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian. Setelah berhasil dikeluarkan, baik korban yang luka maupun yang meninggal dunia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dalam keterangannya, pengemudi truk trailer, Cecep Adi Sucipto, mengaku sempat berusaha menghindari benturan lebih parah. “Saat rem blong, saya sudah membanting setir ke arah kanan dan sempat menabrak pikap terlebih dahulu sebelum akhirnya menabrak mobil sedan itu,” ungkapnya.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi dari lokasi untuk menghindari kemacetan lalu lintas yang lebih parah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa truk trailer yang datang dari arah selatan menabrak lima kendaraan yang sedang berhenti.
“Sementara ini tercatat ada lima korban, baik yang mengalami luka-luka maupun yang meninggal dunia. Namun, penyebab pasti dari kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

