Munas Perdana Majelis Alumni IPNU Digelar di Bondowoso, Tonggak Baru Setelah 17 Tahun Berdiri
Bondowoso (Tirtanetwork.com) – Setelah 17 tahun berdiri sejak didirikan pada tahun 2008, Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) akhirnya akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) perdana di Bondowoso, Jawa Timur, pada 2–3 Agustus 2025. Momentum bersejarah ini menandai babak baru dalam perjalanan organisasi yang menaungi para alumni IPNU dari seluruh penjuru Tanah Air.
Ketua Panitia Daerah, HM. Hamzah, memastikan seluruh persiapan acara telah rampung. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 300 peserta dan peninjau dari berbagai provinsi di Indonesia akan menghadiri Munas tersebut.
“Jumlah peserta aktif sebanyak 150 orang, ditambah 150 peninjau. Itu belum termasuk muhibbin atau simpatisan yang akan hadir, khususnya dari wilayah Jawa Timur,” jelas Hamzah, Rabu, 30 Juli 2025.
Para peserta dari luar Pulau Jawa dijadwalkan transit terlebih dahulu di Surabaya, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bondowoso. Pemilihan Jawa Timur sebagai lokasi Munas dinilai sangat strategis, karena merupakan salah satu basis kaderisasi IPNU terbesar di Indonesia.
Peran KH. Abdul Hamid Wahid, Bupati Bondowoso sekaligus Ketua Majelis Alumni IPNU Jawa Timur, menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan Munas ini. Kehadirannya memberikan energi tersendiri bagi para alumni dan peserta.
“Jawa Timur bukan hanya tuan rumah. Lebih dari itu, kami adalah simpul penting dalam jaringan kaderisasi nasional,” ujar Sudarsono Rahman, Ketua PW IPNU Jawa Timur periode 1988–1992.
Tokoh yang akrab disapa Cak Dar tersebut juga menekankan bahwa alumni IPNU kini telah tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, pendidikan, politik, bisnis, hingga gerakan sosial.
“Alumni IPNU memainkan peran vital dalam menjaga nilai-nilai organisasi dan menjadi pilar penting untuk generasi penerus,” tambahnya.
Sementara itu, KH. Abdul Hamid Wahid menilai Munas ini sebagai ajang yang lebih dari sekadar silaturahmi alumni. Menurutnya, forum ini akan menjadi ruang konsolidasi nasional dan perumusan arah organisasi ke depan.
“Ini bukan hanya temu kangen. Saya berharap lahir keputusan-keputusan besar yang berdampak nyata bagi organisasi dan bangsa,” tegasnya.
Selain merumuskan strategi baru, Munas juga akan memilih Ketua Umum Majelis Alumni IPNU periode 2025–2030. Pemilihan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur kepemimpinan organisasi di masa depan.
Dengan terselenggaranya Munas perdana ini, Majelis Alumni IPNU diharapkan mampu memperkokoh peran dan kontribusinya dalam pembangunan bangsa, melalui jalur kaderisasi dan jejaring alumni yang kuat dan solid.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

